POSISI STRATEGIS

MAGISTER STUDI AKHLAK TASAWUF

Memasuki era postmodernisme, dunia dihadapkan pada tuntutan pemikiran alternatif, yang menjanjikan terpenuhinya segala aspek kehidupan manusia baik secara lahiriah  maupun batiniahnya. Di sisi lain, terdapat kecenderungan umum yang muncul pada era ini, yakni adanya kritik  tajam terhadap kegagalan sain dan keterasingan manusia pada nilai- nilai jati dirinya.

Fenomena itu memunculkan kerinduan manusia untuk kembali pada spiritualitas. Kenyataan ini dapat dipahami jika dikaitkan dengan kehidupan modern yang serba individualistik, materialistik, sekularistik dan hedonistik. Hal tersebut merupakan tantangan dan ancaman sekaligus peluang bagi dunia perguruan tinggi untuk merekonstruksi sistem pendidikan sebagai solusi dari problematika dunia modern.

Pondok pesantren Suryalaya yang berdiri sejak 1905 M dan Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (1986) terus konsisten untuk bergerak dalam mengembangkan aspek ilmiah dan amaliah tasawuf, terutama dalam rangka menyiapkan sumber daya insani yang memiliki integritas tinggi secara akademik.

Untuk menjawab problematika tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor: 6267 tahun 2014 telah menunjuk dan mempercayakan penyelenggaraan pendidikan S2 Prodi Studi Akhlak Tasawuf pada Program Pascasarjana IAILM Pondok Pesantren Suryalaya.  Pengembangan bidang akhlak dan tasawuf, secara ilmiah dan amaliah menjadi ciri kompetensi utama.